Implementasi Program Pencegahan Stunting Di Puskesmas Mpunda Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.59050/jian.v21i1.264Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pencegahan stunting di Puskesmas Mpunda, Kota Bima. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga indikator utama yang berpengaruh dalam implementasi program ini, yaitu interpretasi (interpretation), organisasi (organization), dan penerapan (application). Ketiga indikator tersebut menjadi aspek penting dalam menilai efektivitas program pencegahan stunting yang dijalankan di Puskesmas Mpunda. Berdasarkan hasil wawancara dengan berbagai informan, ditemukan bahwa pelaksanaan program memiliki tantangan dan variasi dalam implementasinya. Salah satu hambatan terbesar adalah keterbatasan alokasi anggaran yang berdampak pada efektivitas program. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih baik dalam perencanaan dan pengarahan program agar dapat berjalan optimal. Sebagai rekomendasi, perlu adanya pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menangani kasus stunting. Selain itu, program edukasi bagi ibu-ibu perlu diperkuat melalui penyuluhan yang lebih intensif agar pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat. Pemerintah daerah juga diharapkan memberikan dukungan yang lebih besar melalui kebijakan serta alokasi anggaran yang memadai.
References
Ahdiat, A. (2019, Maret 11). Indonesia Masih Defisit Tenaga Kesehatan, Ini Data Kemenkes.
Alihamdan. (2020).
Al Jihad, M. N., Ernawati, E., Nugroho, H. A., Soesanto, E., Aisah, S., Rejeki, S., Setyawati, D., & Novitasari, N. (2022). Cegah Stunting Berbasis Teknologi, Keluarga, Dan Masyarakat. Saluta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 31. Https://Doi.Org/10.26714/Sjpkm.V1i2.8683
Anggraeni, D. T., Isnainyah, M., Baskara, S. C., Ananda, P. R., Imanuel, H. J., & Pratama, S. D. (2022). Program Pencegahan Stunting Dimulai Dari Ibu Hamil Di Posyandu Kelurahan Sawangan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(11), 3914–3922. Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V5i11.7504
Ap, A. R. A., Muchri, Z. A., & Muchlis, N. (2023). Implementasi Program Pencegahan Stunting Di Puskesmas Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare Tahun 2023.
Ayuningtyas, D. (2014). Kebijakan Kesehatan: Prinsip Dan Praktik (1st Ed.). Jakarta: Rajawali Pers.
Ayuningtyas, D. (2018). Analisis Kebijakan Kesehatan: Prinsip Dan Aplikasi (1st Ed.). Depok: Rajawali Pers.
Bima, B. R. (2023). Minim Pengetahuan Gizi Akibat Pernikahan Dini Faktor Penyebab Stunting. Kota Bima: Brida.Bimakota.Go.Id.
Budaya, K. K. (2018). Strategi Nasional Percepatan Anak Kerdil (Stunting). 2018.
Creswell. (2008). Metode Penelitian. Jakarta. Sinar Jaya
Danim, Sudarwan,(2002), Menjadi Peneliti Kualitatif, Cetakan 1, Pustaka Setia, Bandung.
Diah, T. A., Mar’atul, I., Shelfia, C. B., Hans, J. I., & Satrio, D. P. (2022). Program Pencegahan Stunting Dimulai Dari Ibu Hamil Di Posyandu Kelurahan Sawangan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(11), 3914-3922.
Dian Esha, A. M. (2023). Mengenal Lebih Dalam Ciri–Ciri Stunting, Cara Pencegahannya, Dan Perilaku Hidup Sehat Dan Bersih. Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.8364101
Edwards III, George C. 2004, Implementasi Public Policy, Jakarta
Ernawati, A. (2020). Gambaran Penyebab Balita Stunting Di Desa Lokus Stunting Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan Iptek, 16(2), 77–94. Https://Doi.Org/10.33658/Jl.V16i2.194
Handayani, R. T. Et Al. (2020) ‘Intervensi Gizi Dalam Penanganan Dan Pencegahan Stunting Di Asia’, Jurnal Keperawatan Global, 5, Pp. 1–55.
Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2269 2276.
Kesehatan, P. K. (2024). Intervensi Spesifik Stunting Dinas Kesehatan Kota Bima Bagikan Pmt Pada Balita Dalam Kegiatan Aksi Germas. Kota Bima: Dikes.Bimakota.Go.Id.
Londah, A., Tampi, G. B., & Londa, V. (2018). Implementasi Program Keluarga Harapan Di Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Administrasi Publik, 4(53).
Miles, Matthew B Dan A. Michael Huberman, 2002, Analisis Data Kuantitatif, Cetakanpertama, Ui-Press, Jakarta.
Moleong, Lexy (1991 ; 55) Metologi Penelitian Kualitatif, Cetakan Kesepuluh, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Moeleong, J.Lexy. (2012). Metologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Pt.
Mustanir, A. T.T (2016). Implementasi Kebijakan Dana Desa Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Di Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang.
Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Usia Dini Di
Papayungan, M.M., Dkk., 2002. Metode Penelitian Ilmu Sosial (Teori Dan Praktek), Pusat Studi Kependudukan Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang.
Ratna Wardani, Nur Rahma, Yulianti, Y., Resty Tallupadang, & Imelda, I. (2023). Upaya Pencegahan Stunting Di Puskesmas Dolo. J-Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(11), 6875–6892. Https://Doi.Org/10.53625/Jabdi.V2i11.5389
Ramdhani, A., & Ramdhani, M. A. (2017). Konsep Umum Pelaksanaan Kebijakan Publik. Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara, 11(1), 1-12.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2001. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:Remaja Rosdakarya.
Surakhmad, Winarno, 2002. Pengantar Penelitian Ilmiah : Dasar Metode Teknik, Edisi Kedelapan. Bandung: Tarsito
Sugianto, M. A. (2021). Analisis Kebijakan Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting Di Indonesia: Dengan Pendekatan What Is The Problem Represented To Be? 1(3).
Sunaryo, D. R., Candradewini, C., & Arifianti, R. (2021). Implementasi Kebijakan Percepatan Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting Di Kabupaten Bandung. Responsive, 4(4), 205-213.
Supriyadi, E. I., & Asih, D. B. (2021). Implementasi Artificial Intelligence (Ai) Di Bidang Administrasi Publik Pada Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Rasi, 2(2), 12–22. Https://Doi.Org/10.52496/Rasi.V2i2.62
Usman, Ahmad, 2008, Mari Belajar Peneliti, Genta Press, Yogyakarta.
Wardah, R., & Reynaldi, F. (2022). Peran Posyandu Dalam Menangani Stunting Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 65-77.

















