Evaluasi Program Pemberdayaan Dan Pengawasan Melalui Kegiatan Safari Ormas Oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.59050/jian.v22i2.318Keywords:
Program Evaluation, Community Organizations, Development, Safari Ormas, CIPP.Abstract
Community Organization (Ormas) development is an essential aspect of maintaining social stability and enhancing public participation in development. The Bandung City Government, through the National Unity and Political Agency (Bakesbangpol), organizes the Safari Ormas program as a means of facilitation and education for local community organizations. This study aims to: (1) evaluate the empowerment and supervision program through Safari Ormas by Bakesbangpol Bandung; (2) identify the challenges in implementing the Safari Ormas activities in Bandung; and (3) formulate recommendations to improve the effectiveness of Safari Ormas in supporting empowerment and supervision efforts. This research employed a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The informants consisted of Bakesbangpol Bandung officials directly involved in Safari Ormas and representatives of several participating organizations. The study applied the CIPP evaluation model developed by Daniel L. Stufflebeam to assess program success. The findings indicate that the implementation of Safari Ormas still faces several challenges, including the low level of organizational understanding among communities, limited budget and human resources (only 2–3 personnel), inconsistent scheduling, and the lack of continuous follow-up after the activity. The recommendations include developing digital training media such as posters, strengthening inter-agency collaboration and utilizing webinars or e-learning, preparing a more structured annual schedule disseminated to Ormas, and reinforcing periodic monitoring and evaluation to ensure the sustainability of program outcomes.
References
Amer, N. 2017. Perspektif Negara Hukum : Analysis Dissemination of Community Organizations In The Perspective Legal Countries. Jurnal Legalitas Fakultas Hukum Universitas Gorontalo. Volume 15 Nomor 1, 1–15.
Arifin, C. 2021. Cuma Gara-gara Adu Mulut, Dua Ormas di Bandung Bentrok, Korban Alami Luka Tusuk. https://www.tribunnews.com/regional/2021/07/31/cuma-gara-gara-adu-mulut-dua-ormas-di-bandung-bentrok-korban-alami-luka-tusuk.
Djuwita, T. M., dan Hermawan, D. 2018. Implementasi Kebijakan Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi, Volume 1 Nomor 2.
Herdiansyah, A. dkk. 2016. Peran Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Menopang Pembangunan di Indonesia. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi. Volume 1 Nomor 1, 50-66.
Mandak, N. W. dkk. 2022. Kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Dalam Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan Adat (Studi Kasus Di Badan Kesbangpolda). Governance, Volume 2 Nomor 1.
Nur, T. 2018. Pemberdayaan Organisasi Kepemudaan dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Program AKUNU GP ANSOR Lampung). UIN Raden Intan Lampung.
Pramono, G. E. 2015. Transformasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) menjadi Kelompok Kekerasan. Jurnal Keamanan Nasional. Volume 1 Nomor 2, 251-272
Pranata, K. dkk. 2023. Evaluasi Kegiatan Keagamaan dalam Memperkuat Nilai-Nilai Religius Siswa Menggunakan Model CIPP (Context, Input, Procces, Product) Di SDN 14 Atts Bukittinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, Volume 1 Nomor 1, 102-114.
Purba, D. 2025. GRIB dan Pemuda Pancasila Sepakat Berdamai Usai Penyerangan di Bandung. https://bandung.kompas.com/read/2025/01/16/135553178/grib-dan-pemuda-pancasila-sepakat-berdamai-usai-penyerangan-di-bandung.
Putra, W. 2024. 2 Ormas Bentrok di Bandung, 1 Orang Tewas. https://www.detik.com/jabar/berita/d-7299487/2-ormas-bentrok-di-bandung-1-orang-tewas.
Rahmadanita, A. 2019. Pembinaan Ketentraman dan Ketertiban Umum. Jurnal Tatapamong Volume 1 Nomor 2, 92-104.
RMOLJabar. 2025. Kesbangpol Bandung Gencar Bina Ormas, Dorong Kepatuhan Hukum. https://www.rmoljabar.id/kesbangpol-bandung-gencar-bina-ormas-dorong-kepatuhan-hukum.
RMOLJabar. 2025. Lebih dari 50 Persen Ormas di Kota Bandung Masih Aktif, Kesbangpol Minta Laporan Tahunan. https://www.rmoljabar.id/lebih-dari-50-persen-ormas-di-kota-bandung-masih-aktif-kesbangpol-minta-laporan-tahunan
Peraturan Walikota Bandung Nomor 10 Tahun 2024 yang mengatur perihal Kedudukan Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Daerah Kota Bandung.
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang -Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi Undang-Undang.

















