Responsivitas Pelayanan Trans Jogja terhadap Kebutuhan Mobilitas Lansia di Kota Yogyakarta

Authors

  • Sulha Baco Universitas Nuku

DOI:

https://doi.org/10.59050/jian.v23i1.445

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia) menuntut penyediaan layanan transportasi publik yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mobilitas kelompok tersebut. Namun dalam praktiknya, aksesibilitas layanan transportasi publik bagi lansia masih menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek fasilitas, pelayanan, maupun kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis responsivitas pelayanan Trans Jogja terhadap kebutuhan mobilitas lansia di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengguna lansia, pengemudi bus, serta petugas layanan Trans Jogja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan Trans Jogja telah memberikan kemudahan akses transportasi melalui sistem pelayanan yang relatif sederhana, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Konsep layanan sekali bayar sampai tujuan juga menjadi salah satu faktor yang memudahkan lansia dalam menggunakan transportasi tersebut. Namun demikian, tingkat responsivitas layanan terhadap lansia belum sepenuhnya optimal. Beberapa kendala yang masih ditemukan antara lain keterbatasan fasilitas tempat duduk khusus bagi lansia di dalam bus, kondisi halte yang belum sepenuhnya memberikan kenyamanan terhadap panas dan hujan, serta masih terbatasnya perhatian petugas terhadap kebutuhan khusus pengguna lansia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas fasilitas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kebijakan transportasi publik yang lebih ramah dan inklusif bagi lansia.

References

Andika, O. :, Nugraha, A., Priyo Purnomo, E., & Kasiwi, A. N. (2020). KESIAPAN KOTA YOGYAKARTA DALAM PEMBANGUNAN TRANSPORTASI YANG BERKELANJUTAN (Vol. 7, Number 1).

Asmuni. (2015). TRANSISI PENYEDIAAN TRANSPORTASI PUBLIK BERBASIS PELAYANAN.

BPS. (2023). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2023.

David Creswell, J. (2017). Sixth Edition.

Flick, & Uwe. (2018). The SAGE Handbook of Qualitative Data Analysis.

Hidayat, R., Murtanti Jani Rahayu, & Hakimatul Mukaromah. (2025). Implementasi Konsep Age-Friendly City dalam Menghadapi Tantangan Demografi Lansia di Kota Yogyakarta. Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang Dan Teknik Sipil, 3(3), 203–215. https://doi.org/10.61132/konstruksi.v3i3.925

Kepaptsoglou, K., Milioti, C., Spyropoulou, D., Haider, F., & Karlaftis, A. G. (2020). Comparing traveler preferences for BRT and LRT systems in developing countries: Evidence from Multan, Pakistan. Journal of Traffic and Transportation Engineering (English Edition), 7(3), 384–393. https://doi.org/10.1016/j.jtte.2018.10.013

Kurniawan, G. P., Shalikhah, S. Z., Shofiati, H., Azizah, N. N., & Mochtar, M. (2021). Analisis Permasalahan Transportasi di Perkotaan: Studi Kasus pada Kawasan Perkotaan Yogyakarta. Jurnal Tana Mana, 2(1), 44–49. https://doi.org/10.33648/jtm.v2i1.119

Miftahurrahmah. (2025). Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Trayek 15 Trans Jogja.

Putri Andinafa Augustin. (2021). Efektivitas Trans Jogja Sebagai Pelayanan Publik Di Kota Yogjakarta. Journal of Governance Innovation, 3(2), 189–203. https://doi.org/10.36636/jogiv.v3i2.707

Septiana. (2023). Analisis Faktor-Faktor Pelayanan Trans Jogja Berdasarkan Persepsi Pengguna Sepeda Motor. Edisi Oktober, 20(2), 2023. http://ejournal2.pnp.ac.id/index.php/jirs/

Sugiyono. (2019). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF, DAN R&D.

Zhang, Y., Wu, W., He, Q., & Li, C. (2018). Public transport use among the urban and rural elderly in China: Effects of personal, attitudinal, household, social-environment and built-environment factors. Journal of Transport and Land Use, 11(1), 701–719. https://doi.org/10.5198/jtlu.2018.978

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Baco, S. (2026). Responsivitas Pelayanan Trans Jogja terhadap Kebutuhan Mobilitas Lansia di Kota Yogyakarta. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 23(1), 385–392. https://doi.org/10.59050/jian.v23i1.445