Jurnal Ilmu Administrasi Negara
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian
<section class="homepage_about"> <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #f8ce20; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Ilmu Administrasi Negara</li> <li><strong>Initials </strong>: JIAN</li> <li><strong>Frequency </strong>: Juni dan Desember</li> <li><strong>Print ISSN </strong>: 2085-1804</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: 2986-7444</li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: Taufik Irfadat & Haeril</li> <li><strong>DOI </strong>: 10.59050</li> <li><strong>Publisher </strong>: Universitas Mbojo Bima</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Ilmu Administrasi Negara</strong>, p-ISSN: 2085-1804 e-ISSN: 2986-7444 telah <a title="Akreditasi" href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/12933" target="_blank" rel="noopener"><em><strong>terakreditasi sinta 5</strong></em></a> mulai Volume 18 Nomor 2 Tahun 2021, berdasarkan SK Dirjen Dikti Ristek Kemdibukristek No: 177/E/KPT/2024. <strong>Jurnal Ilmu Administrasi Negara </strong>memuat artikel/hasil penelitian yang berkenaan dengan kajian bidang Ilmu Administrasi Negara. Fokus pada Isu-Isu Kebijakan dan Manajemen Publik, Anggaran Sektor Publik, Kepemimpinan, Pemberdayaan Masyarakat dan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, pelayanan publik, politik dan pembangunan, serta kajian ilmu administrasi Negara lainnya. Diterbitkan oleh Universitas Mbojo Bima. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan J<strong>uni dan Desember</strong>.</p> <div> <table style="height: 138px;" width="517"> <tbody> <tr> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.3px;"> </td> </tr> <tr> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.3px;"> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p> </div> </section>Universitas Mbojo Bimaen-USJurnal Ilmu Administrasi Negara2085-1804Agenda Setting Kebijakan Transportasi: Revisi Perda Nomor 19 Tahun 2014 Tentang Angkutan Tambang Dan Perkebunan Di Provinsi Lampung
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/322
<p>Penelitian ini menganalisis proses penetapan agenda dalam revisi Peraturan Daerah No. 19 Tahun 2014 di Provinsi Lampung dengan menggunakan kerangka kerja Dunn (2003), yang meliputi penginderaan masalah, pencarian masalah, definisi masalah, dan spesifikasi masalah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Jalan Raya, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, organisasi transportasi seperti MTI dan Organda, dan perwakilan masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa truk Over Dimension Over Load (ODOL) telah menjadi isu sentral, yang menyebabkan kerusakan jalan yang parah, biaya perawatan yang tinggi, peningkatan risiko kecelakaan, dan gangguan akses publik. Kelemahan peraturan sebelumnya terletak pada aspek hukum dan implementasi, terutama tidak adanya sanksi yang efektif dan ketentuan yang tidak terpenuhi pada jalan khusus dan persyaratan teknis kendaraan. Tahap spesifikasi masalah menghasilkan rancangan revisi yang menekankan sanksi yang lebih ketat, batas berat, rute distribusi yang diatur, dan pengawasan terpadu. Kesimpulan tersebut menegaskan ODOL sebagai isu kebijakan strategis, mengarahkan revisi menuju norma hukum yang lebih kuat, penegakan hukum yang efektif, dan keselarasan dengan regulasi nasional, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan No. 60 Tahun 2019 tentang Zero ODOL.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Problem Sensing, Problem Search, Problem Definition, Problem Specification.</p> <p> </p>Avisha ArmasenitaNoverman DuadjiIta Prihantika
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-09-252025-09-25222010910.59050/jian.v22i2.322Pengaruh Harga Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Berkunjung Pada Event Ramadhan Fair XIX Di Kota Medan
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/326
<p>Ramadhan Fair XIX di Kota Medan merupakan event tahunan yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan dakwah Islami, tetapi juga sebagai pusat ekonomi musiman yang menghadirkan berbagai produk UMKM. Dalam penyelenggaraannya, muncul keluhan pengunjung mengenai harga produk yang dianggap mahal serta pelayanan yang dinilai kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga produk dan kualitas pelayanan terhadap keputusan berkunjung masyarakat pada event Ramadhan Fair XIX Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mengukur kelayakan instrumen. Uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, yang seluruhnya menunjukkan hasil memenuhi syarat analisis regresi. Uji koefisien determinasi (R²) dan uji signifikansi simultan (uji F) serta parsial (uji t) digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung. Begitu pula dengan kualitas pelayanan yang berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, harga dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan berkunjung dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,682, yang berarti 68,2% keputusan berkunjung dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya 32,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Penelitian ini menegaskan pentingnya penetapan harga yang sesuai dan pelayanan yang prima untuk meningkatkan minat kunjungan masyarakat pada event musiman seperti Ramadhan Fair.</p>Kevin Felix HarianjaJohn Sihar ManurungJamardua HaroSuri Purnami
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-082025-10-08222103110.59050/jian.v22i2.326Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kantor Kelurahan Benteng
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/309
<p>Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui analisis kepuasan masyarakat di Kantor Kelurahan Benteng, untuk mengetahui pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kelurahan Benteng, dan untuk mengetahui faktor–faktor yang memengaruhi pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kelurahan Benteng. Populasi 40 orang dan sampel sebanyak 40. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penulisan ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini menandakan bahwa kepuasan masyarakat dengan nilai yaitu 70,71% termasuk dalam kategori baik. Pelayanan administrasi kependudukan yaitu 67,4% termasuk dalam kategori baik. Sedangkan faktor-faktor yang memengaruhi pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kelurahan Benteng terdiri dari faktor kesadaran 70%, faktor aturan 68,5%, faktor organisasi 66,5%, faktor pendapatan 71%, faktor kemampuan keterampilan 62%, dan faktor sarana pelayanan 68,5%, dengan capaian 67,75% termasuk dalam kategori baik.</p>Muhammad Nur IkhzanKamaruddin SellangHardianti Hardianti
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-152025-10-15222323710.59050/jian.v22i2.309Kepemimpinan Berbasis Kearifan Praktis Dalam Mengimplementasikan Nilai-Nilai Lokal Pemerintahan Desa Mentor Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/308
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala desa berbasis kearifan praktis dan nilai-nilai lokal dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang ditandai oleh pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan perhatian individual. Pola kepemimpinan ini berakar pada nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah mufakat, toleransi, religiusitas, dan moralitas yang memperkuat harmoni sosial serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Keberhasilan kepemimpinan partisipatif tercermin dari peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) dalam empat tahun terakhir. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan berbasis kearifan lokal mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang adaptif dan inklusif, meskipun dijalankan oleh pemimpin non-akademik yang memiliki kedekatan sosial dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan berbasis nilai lokal untuk mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.</p>Husni MubaroqMastina MaksinDina Agustin Anggraini Sutomo
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-172025-10-17222384610.59050/jian.v22i2.308Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Kepala Dusun Di Desa Era Baru Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/47-55
<p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara empiris pelaksanaan tugas dan fungsi kepala dusun di Desa Era Baru, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala dusun berperan aktif dalam berbagai kegiatan, antara lain koordinasi kerja bakti rutin, pengawasan pembangunan rabat beton, keterlibatan dalam rapat-rapat penting desa, serta dukungan terhadap pelatihan pembuatan pupuk organik. Peran ini menegaskan posisi kepala dusun tidak hanya sebagai pelaksana administratif, tetapi juga sebagai penggerak sosial, koordinator pembangunan, dan fasilitator pemberdayaan masyarakat.</p> <p>Meskipun demikian, pelaksanaan tugas kepala dusun masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, minimnya akses terhadap pelatihan formal, koordinasi internal yang belum optimal, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik. Faktor pendukung yang memperkuat kinerja kepala dusun meliputi partisipasi aktif masyarakat melalui tradisi gotong royong, dukungan kepala desa dan perangkat desa, serta adanya inisiatif lokal berbasis potensi masyarakat. Adapun faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana dan fasilitas kerja, minimnya insentif dibandingkan beban kerja, serta ketiadaan mekanisme evaluasi kinerja secara berkala.</p> <p>Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepala dusun dipengaruhi oleh kapasitas personal, dukungan kelembagaan, serta partisipasi masyarakat. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya penguatan kapasitas kepala dusun melalui pelatihan teknis dan manajerial, peningkatan kesejahteraan, penyediaan sarana penunjang, serta penerapan sistem evaluasi kinerja berbasis kebutuhan lokal.</p> <p><strong>Kata Kunci: Kepala Dusun, Pemerintahan Desa, Tugas dan Fungsi, Partisipasi Masyarakat</strong></p>Hamzah HamzahSalman salmanJusniaty Jusniaty
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-222025-10-22222475510.59050/jian.v22i2.311Optimalisasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/313
<p>The digitalization of public services is a strategic step by the government to improve efficiency and service quality for society. This study aims to analyze the implementation of digital-based public services at the Department of Population and Civil Registration (Disdukcapil) of Sinjai Regency, identify supporting and inhibiting factors, and formulate optimization strategies based on empirical data. This research employed a descriptive qualitative approach through in-depth interviews, participatory observation, and document review. The findings indicate that the adoption of digital systems such as the Population Administration Information System (SIAK), Online Dukcapil, and Dukcapil Self-Service Kiosk (ADM) has facilitated easier access for the public. However, limited technological infrastructure, human resource competencies, and digital literacy remain major challenges. Supporting factors include regulatory frameworks, leadership commitment, and growing public demand. Optimization strategies include capacity building for human resources, strengthening IT infrastructure, digital literacy education, and developing more adaptive and integrated service systems.</p>Ihsan IhsanMursak MursakSalman salman
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-262025-10-26222566110.59050/jian.v22i2.313Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Keputusan Pembelian Tiket Pada Event Billiard Pranala X XYZ CV Nuansa Elang Langit Batam 2025
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/339
<p>Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di Indonesia mengalami peningkatan tiap tahun nya, peningkatan tersebut dapat di lihat dari jumlah event dan peserta event tiap tahun nya yang selalu bertambah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh jumlah peserta pada event Billiard Pranala X XYZ yang diselenggarakan oleh CV Nuansa Elang Langit pada Maret 2025 mengalami fluktuasi yang diduga disebabkan oleh perbedaan harga dan fasilitas yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga dan fasilitas terhadap keputusan pembelian peserta dalam event tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga dan fasilitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai F-hitung sebesar 2326,835 > F-tabel 3,09 dan signifikansi 0,000. Secara parsial, variabel harga (X₁) berpengaruh signifikan dengan t-hitung 2,679 > t-tabel 1,984 dan signifikansi 0,009, serta fasilitas (X₂) juga berpengaruh signifikan dengan t-hitung 9,604 > t- tabel 1,984 dan signifikansi 0,009. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 6,250 + 0,312X₁ + 0,445X₂, dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,372, yang menunjukkan bahwa 37,2% keputusan pembelian dipengaruhi oleh harga dan fasilitas.</p>Aulia Akbar HokiaAnggiat ParlindunganJohn Sihar Manurung
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-262025-10-26222628010.59050/jian.v22i2.339Pengaruh Implementasi Kebijakan Remunerasi Terhadap Kinerja Pegawai Di Pengadilan Tinggi Agama Bandung
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/315
<p>Efektivitas kebijakan remunerasi merupakan isu strategis dalam reformasi birokrasi untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara. Penelitian ini menganalisis pengaruh remunerasi finansial dan non-finansial terhadap kinerja pegawai di Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Menggunakan metode kuantitatif dengan 51 responden pegawai fungsional administrasi umum, data dianalisis melalui regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Sig. F = 0,000). Secara parsial, remunerasi finansial berpengaruh signifikan (t = 4,821, Sig. = 0,000), sedangkan remunerasi non-finansial tidak berpengaruh signifikan (Sig. = 0,567). Kontribusi kedua variabel terhadap kinerja pegawai sebesar 50,8%. Dari indikator remunerasi finansial, pembayaran remunerasi yang tepat waktu, layak, dan adil memiliki persepsi paling dominan dalam mempengaruhi kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa aspek finansial masih menjadi prioritas utama dalam memotivasi kinerja pegawai di lingkungan birokrasi. Penelitian ini memberikan dasar evaluasi kebijakan remunerasi untuk optimalisasi kinerja pegawai.</p>Gina Sofia Rahman
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-272025-10-27222819210.59050/jian.v22i2.315Analisis Keberhasilan Sistem Informasi Pelayanan Publik Berbasis Online di Kota Bandung
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/317
<p><em>This study aims to analyze the success of online-based public service systems in Bandung City and formulate recommendations for improvement. Issues identified include low ratings for the Lapor!, Gampil, and Bandung Sadayana applications, as well as slow data updates on the Open Data portal. The method used is quantitative descriptive through questionnaires, documentation, and interviews. The results indicate that the usage dimension received the lowest score, indicating that service utilization remains low. Meanwhile, the system quality dimension received the highest average score, indicating that users' perceptions of the system are generally positive. The Gampil application received the highest satisfaction rating (87.61%), while Salaman received the lowest (69.72%). In conclusion, online public services in Bandung City are considered suboptimal because they are technically adequate but underutilized. These results are important as a basis for evaluating the city government's digital policies. Based on these findings, it is recommended to educate the public about all online public services and develop application features based on real community needs to make services more effective and inclusive.</em></p>Firlly Anggraeni CahyaningrumEly SufiantiAchmad Sodik SudrajatEndah Mustika Ramdani
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-312025-10-312229310110.59050/jian.v22i2.317Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kesadaran Merek Terhadap Minat Berkunjung Pada Event Peluncuran Produk Otomotif Corsa 2025 Di Jakarta
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/351
<p>Peluncuran produk otomotif Corsa merupakan acara yang melibatkan komunitas otomotif untuk menyaksikan produk terbaru. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kesadaran merek terhadap minat berkunjung pada event tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 150 responden melalui sampling jenuh. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung (β = 0,405; Sig = 0,000), demikian pula kesadaran merek (β = 0,297; Sig = 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan dengan R² = 0,772, yang berarti 77,2% variasi minat berkunjung dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan kesadaran merek. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan kesadaran merek dalam meningkatkan minat berkunjung pada event peluncuran produk otomotif Corsa.<br>Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kesadaran Merek, Minat Berkunjung</p>Teresa Dumaria Br SitompulSafaruddin Safaruddin
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-10-312025-10-3122210211510.59050/jian.v22i2.351Evaluasi Program Pemberdayaan Dan Pengawasan Melalui Kegiatan Safari Ormas Oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Bandung
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/318
<p><em>Community Organization (Ormas) development is an essential aspect of maintaining social stability and enhancing public participation in development. The Bandung City Government, through the National Unity and Political Agency (Bakesbangpol), organizes the Safari Ormas program as a means of facilitation and education for local community organizations. This study aims to: (1) evaluate the empowerment and supervision program through Safari Ormas by Bakesbangpol Bandung; (2) identify the challenges in implementing the Safari Ormas activities in Bandung; and (3) formulate recommendations to improve the effectiveness of Safari Ormas in supporting empowerment and supervision efforts. This research employed a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The informants consisted of Bakesbangpol Bandung officials directly involved in Safari Ormas and representatives of several participating organizations. The study applied the CIPP evaluation model developed by Daniel L. Stufflebeam to assess program success. The findings indicate that the implementation of Safari Ormas still faces several challenges, including the low level of organizational understanding among communities, limited budget and human resources (only 2–3 personnel), inconsistent scheduling, and the lack of continuous follow-up after the activity. The recommendations include developing digital training media such as posters, strengthening inter-agency collaboration and utilizing webinars or e-learning, preparing a more structured annual schedule disseminated to Ormas, and reinforcing periodic monitoring and evaluation to ensure the sustainability of program outcomes.</em></p>Rahma Siti FadillahEly SufiantiAchmad Sodik SudrajatAlikha Novira
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-11-152025-11-1522211612410.59050/jian.v22i2.318 Evaluasi Program One Day Service 3 in 1 di Disdukcapil Kota Cimahi
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/320
<p>Pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan seringkali dihadapkan pada tantangan efisiensi dan kecepatan. Sebagai respons, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi meluncurkan program inovatif "One Day Service 3 in 1" yang memungkinkan masyarakat memperoleh tiga dokumen (Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan Kartu Identitas Anak) dalam satu kali pengajuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif pelaksanaan program tersebut guna mengidentifikasi hambatan, upaya yang dilakukan, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi pasif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi yang dualistis, yang ditunjukkan dengan relevansi antara tujuan program dengan kebutuhan masyarakat akan efisiensi, dan selaras dengan target capaian nasional. Selain itu, program ini pun berhasil menurunkan jumlah laporan maladministrasi ke Ombudsman dan dinilai sebagai inovasi yang positif. Akan tetapi, pelaksanaan program masih dihadapi beberapa hambatan fundamental pada aspek input (kekurangan sumber daya manusia dan keterbatasan anggaran) dan konteks (kurangnya sosialisasi) secara langsung berdampak pada inkonsistensi proses dan produk. Rekomendasi difokuskan pada penguatan strategi sosialisasi yang proaktif, peningkatan kapasitas SDM, penguatan pengawasan internal terhadap prosedur, dan pengembangan sistem untuk memastikan konsistensi hasil layanan.</p>Vira Junita BudiawatiEly SufiantiMuhamad Nur AfandiEndah Mustika Ramdani
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-11-152025-11-1522212513010.59050/jian.v22i2.320Pengaruh Iklan Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung Event Gempita Rasadi Lapangan Benteng Medan
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/373
<p>Event Gempita Rasa di Lapangan Benteng Medan merupakan kerja sama RPRO event organizer dan Kodam I/Bukit Barisan dalam memperingati HUT Kodam I/BB ke-75 dengan tema "Bersama Rakyat Membangun Negeri", melibatkan lebih dari 80 stan UMKM. Penelitian ini menganalisis pengaruh iklan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung pada event tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada populasi seluruh pengunjung event. Penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow menghasilkan 98 responden. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung (β = 0,227; Sig = 0,017), demikian pula kualitas pelayanan (β = 0,757; Sig = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan dengan R² = 0,971, yang berarti 97,1% variasi kepuasan pengunjung dijelaskan oleh iklan dan kualitas pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan iklan dalam meningkatkan kepuasan pengunjung pada event Gempita Rasa.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>:</strong> Iklan, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pengunjung</p> <p> </p> <p><em> </em></p>Agnes laseAnggiat Parlindungan
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-11-172025-11-1722213114510.59050/jian.v22i2.373Pengelolaan Edu-Wisata Lontar Sewu Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Tingkat Desa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/330
<p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Village tourism is one of the village efforts in managing the village’s potential. Lontar sewu edu-tourism is one of the business units of the Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Hendrosari village, Menganti district, Gresik Regency, which has succeeded in improving the community’s economy through villafe tourism development. The purpose of this study was to determine the management of lontar sewe edu-tourism which influences the increase in village incove. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The collected data were then processed and analyzed using qualitative data analysis techniques. This results indicates that lontar sewu edu-tourism village has a significant impact on increasing village income by empowering the local village community. This has an impact on reducing unemployment and increasing the original regional income of Hendrosari village. </em></p>Hanan Titis HidayatEvi Silvia MelinaGaluh Pratama
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-242025-12-2422214615410.59050/jian.v22i2.330Transformasi Pelayanan Administrasi: Studi Kasus Pionirs Di Kota Pontianak
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/328
<p>Digitalization of public services at the Pontianak City Population and Civil Registration Service is implemented through an online service website which is usually called PIONIRS (Pelayanan Online dari Rumah Sendiri / Online Services from Home). The aim of this research is to find out how PIONIRS is implemented as a form of digitalization of public services in Pontianak City based on the three principles of agile governance from Luna, Kruchten, and Moura (2015), namely Based on quick wins, Systematic and adaptive approach, and Simple design and continuous refinement. This research uses qualitative research with a case study approach. Data collection techniques in this research are through primary sources, namely interviews, surveys, and observations. The informants in this research were determined purposively. The informants were considered competent in relation to PIONIRS in Pontianak City. All fields because it concerns all services at the Pontianak City Population and Civil Registration Service. The fields that handle PIONIRS applications/websites are Management of Population Administration Information (PIAK) and Data Utilization at the Pontianak City Population and Civil Registration Service. In this research, the Miles & Huberman interactive model was used to analyze the data qualitatively. PIONIRS has been a transformative solution for Pontianak City, streamlining administrative processes and providing residents with a user-friendly, accessible platform for population services. The implementation of agile governance principles has enabled quick wins, systematic and adaptive approaches, and continuous refinement, resulting in a successful and efficient online service for the community.</p>Utami NurAdila Puspa HestiantiniDita Purnama
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-262025-12-2622215516910.59050/jian.v22i2.328Analisis Kualitas E-Service: Studi Kasus pada Layanan Berbasis Aplikasi SEVIMA di Politeknik Negeri Fakfak
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/366
<div><span lang="EN-US">As a relatively new e-service platform, this study aims to analyze the quality of e-service provided by the SEVIMA application as an academic service system at Politeknik Negeri Fakfak. The research is based on the importance of digital service effectiveness in supporting efficient and transparent academic governance. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and then analyzed using an interactive analysis model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the overall quality of SEVIMA’s e-service is considered good, particularly in the dimensions of reliability and assurance. However, improvements are still needed in user interface, responsiveness, and customization. Furthermore, users’ digital literacy and the discipline of lecturers and administrators were found to influence the effectiveness of the service. The study concludes that feature optimization, enhancement of digital literacy, and institutional support are key factors in improving the quality of digital-based academic services in higher education.</span></div>Muh. Irvan Nur IvaHerman HRahayu RahayuAndi AsrifanUmmi Kalsum Syam
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-262025-12-2622217017810.59050/jian.v22i2.366Implementasi Kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kalimantan Barat
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/335
<p><strong><em>Abstract. </em></strong>Implementation of the Occupational Safety and Health (K3) Management System at the Pontianak City Manpower and Transmigration Office. The purpose of this research is to find out the factors that cause the unsuccessful implementation of the Occupational Safety and Health Management System (K3) conducted by the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. The problem in this research is the unsuccessful implementation of the Occupational Safety and Health Management System at the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. The problems were analyzed using Edward III's theory, namely implementationpolicy is influenced by four variables, namely communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The results of this study are the first indicator of communication, namely the presence of miscommunication, lack of clarity and lack of consistency in socialization carried out by the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. Second, the resource indicator is the lack of human resources in the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office because there is still a lack of staff in the field of OSH training. Third, the disposition indicator is that there is no commitment from the implementers of the Occupational Safety and Health Management System policy implemented by the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. And the fourth indicator, the bureaucratic structure, namely the not yet optimal SOP for K3 supervision which regulates the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) policy. Suggestions from this study are for the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office to increase attention to the implementation of K3 construction in every company in Pontianak City.</p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Implementation, Policy, K3</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong> Abstrak. </strong>Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Pontianak. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan belum berhasilnya implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum berhasilnya implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Dari permasalahan dianalisis dengan menggunakan teori Edward III yaitu implementasi kebijakan dipengaruhi empat variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama indikator komunikasi yaitu adanya <em>misskomunikasi</em>, kurang kejelasan dan kurangnya konsistensi sosialiasi yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Kedua, indikator sumber daya yaitu kurangnya sumber daya manusia yang ada di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat karna masih kurangnya staf kepegawaian di bidang pelatihan K3. Ketiga, indikator disposisi yaitu belum ada komitmen dari para pelaksana kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Dan indikator keempat, struktur birokrasi yaitu belum optimalnya SOP pengawasan K3 yang mengatur tentang implementasi kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Saran dari penelitian ini adalah Bagi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat untuk meningkatkan perhatian terhadap penerapan K3 konstruksi di setiap perusahaan yang ada di Kota Pontianak.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Impelementasi, Kebijakan, K3</p>Dita PratiwiUtami Nur
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-272025-12-2722217918510.59050/jian.v22i2.335Inovasi Mal Pelayanan Publik sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kabupaten Sidoarjo
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/357
<p>Pelayanan publik merupakan tanggung jawab penting pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun dalam praktiknya masih ditemukan kendala, seperti prosedur yang berbelit, waktu pelayanan yang lama, dan koordinasi antarinstansi yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis bagaimana inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Sidoarjo dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPP memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan mengintegrasikan berbagai layanan dari 28 instansi dalam satu lokasi, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Inovasi ini juga meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat, yang terlihat dari hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat dengan kategori sangat baik. Meskipun masih terdapat kendala, seperti koordinasi antarinstansi dan keterbatasan jaringan internet, keberadaan MPP terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap pelayanan publik melalui kemudahan akses, transparansi, dan peningkatan kepercayaan masyarakat. Kesimpulannya, inovasi Mal Pelayanan Publik menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.</p> <p><strong>Kata </strong><strong>K</strong><strong>unci:</strong> Inovasi Pelayanan Publik, Mal Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan Publik, Pemerintah Daerah, Kabupaten Sidoarjo.</p>Belgis SyahraniTukiman
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-272025-12-2722218619610.59050/jian.v22i2.357Peran Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Dalam Meningkatkan Kompetensi Aparatur BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/337
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang seberapa efektif pelatihan kebencanaan dalam meningkatkan kinerja karyawan di Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan menggunakan desain deskriptif, penelitian ini menggambarkan realitas sosial melalui pengalaman, persepsi, dan pandangan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kebencanaan telah meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesiapsiagaan pegawai dalam situasi darurat. Informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari pegawai dan pihak terkait di BPBPK. Namun, keterbatasan sarana, pelatihan yang tidak rutin, dan kurangnya evaluasi pascapelatihan menghambat kinerjanya. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan agar dapat berkontribusi optimal terhadap peningkatan kinerja pegawai dan kesiapsiagaan lembaga dalam penanggulangan bencana di Kalimantan Tengah.</p>Marsa Adelia MarsaWirna LisaBhayu RhamaFitriana SelviaImanuel Jaya Suhin
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-302025-12-3022219720410.59050/jian.v22i2.337Implementasi Layanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/346
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo sebagai bagian dari transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan aktivasi IKD di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo telah berjalan cukup baik, didukung oleh komunikasi efektif antara pusat dan pelaksana, serta kompetensi petugas yang memadai. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan pada aspek sumber daya sarana prasarana seperti jaringan internet (Wi-Fi), perangkat seluler masyarakat yang tidak selalu kompatibel dengan aplikasi, keterbatasan sistem Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), dan kurang sederhananya alur aktivasi. Implementasi kebijakan berdasarkan model George C. Edward III 1980 menunjukkan bahwa faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi telah berjalan cukup optimal pada layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kependudukan secara digital.</p>Eka MaharaniTukiman
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-302025-12-3022220521110.59050/jian.v22i2.346Efektivitas Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nex Generation (Siks-Ng) Online Epada Dinas Sosial Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/338
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan efektivitas penerapan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nex Generation (SIKS-NG) Online dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan data kesejahteraan sosial, serta untuk menganalisis dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik di Dinas Sosial Kabupaten Sinjai. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap pegawai pengelola aplikasi serta masyarakat penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIKS-NG Online telah memberikan dampak positif, antara lain dengan mempercepat dan mempermudah proses pendataan, verifikasi, dan validasi penerima bantuan sosial, yang sebelumnya dilakukan secara manual. Sistem baru ini lebih terintegrasi, akurat, dan transparan, yang meningkatkan efisiensi kerja aparatur serta akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial. Meskipun demikian, penelitian juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti terbatasnya jaringan internet di beberapa wilayah, kurangnya fasilitas teknologi yang memadai, serta kurangnya kemampuan literasi digital di kalangan aparatur. Kesimpulannya, meskipun penerapan SIKS-NG Online terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan data kesejahteraan sosial, masih diperlukan langkah-langkah perbaikan, seperti peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan sumber daya manusia, dan evaluasi sistem secara berkala agar proses ini dapat berjalan lebih optimal dan menyeluruh.</span></span></p>Fitrawati abAndi Bahrun SyamNur HidayatNur Aulia
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-302025-12-3022221222110.59050/jian.v22i2.338Sistem Pengelolaan Sampah Yang Berkelanjutan Di Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/343
<p><em>Sustainable Waste Management System at the Department of Environment and Forestry of Sinjai Regency</em>, supervised by Hermansyah (Supervisor I) and Rajamemang (Supervisor II). <em>The Department of Environment and Forestry (DLHK) of Sinjai Regency plays a crucial role in the waste management system in the region. This study aims to analyze the waste management system implemented by DLHK and identify the supporting and inhibiting factors in achieving sustainable waste management. This research employed a qualitative approach through in-depth interviews, direct observation, and document analysis. The analysis focused on five main aspects: operational technical, institutional, financing, legal, and community participation. Research shows that the waste management system in Sinjai Regency still faces several challenges. In terms of operational technical aspects, there is a limited number of waste collection vehicles and TPS 3R facilities that are not functioning properly. In terms of institutional structure, the organization is in place but lacks expert staff and training. Regarding funding, the allocated budget tends to decrease every year and is not enough to cover all waste management activities. From a legal perspective, there are regulations in place, but their implementation is not consistent. On the community participation side, awareness and involvement in sorting waste and maintaining cleanliness remain low. However, there are some supporting factors such as leadership commitment, the existence of local regulations, and the government's efforts in providing basic facilities. This study recommends strengthening waste management policies, increasing human resource capacity, and encouraging community participation to establish a sustainable waste management system. </em></p>vivi alvionitaHermansyahRajamemang
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-302025-12-3022222222910.59050/jian.v22i2.343Tata Kelola dan Kebijakan Pengelolaan Fasilitas di Perguruan Tinggi: Studi Kelembagaan pada Universitas Palangka Raya
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/363
<p>Pengelolaan fasilitas pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung mutu layanan akademik di perguruan tinggi. Fasilitas yang dikelola secara efektif tidak hanya menyediakan ruang belajar yang memadai, tetapi juga mencerminkan kapasitas manajerial dan kebijakan kelembagaan universitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengelolaan fasilitas antara Gedung Kuliah Terpadu B (GKT B) dan Gedung FISIP Universitas Palangka Raya dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan <em>Facility Management Framework</em> (Atkin & Brooks, 2021) dan teori manajemen sumber daya manusia sektor publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GKT B menerapkan pengelolaan yang lebih terstruktur dengan pemeliharaan preventif dan sistem kerja yang jelas, sedangkan Gedung FISIP masih mengandalkan pola reaktif dengan pengelolaan bersifat situasional. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pengelolaan fasilitas ditentukan oleh strategi manajerial dan kapasitas SDM, bukan hanya kondisi fisik bangunan. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya universitas menerapkan standar pengelolaan fasilitas berbasis preventif, memperkuat profesionalisasi SDM, dan menyusun kebijakan kelembagaan yang konsisten untuk menjamin pemerataan serta keberlanjutan mutu layanan pendidikan.</p>Risky RamdaniRizky Nuril AfandiBhayu Rhama
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-302025-12-3022223023610.59050/jian.v22i2.363Efektivitas Pelayanan Kesehatan Di UPTD Puskesmas Tengngalembang Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/349
<p><em>This study aims to evaluate the effectiveness of health services at the Tenggalembang Community Health Center (UPTD) in Sinjai Regency. The method used was a qualitative approach with in-depth interviews and direct observation of health workers, the community, and program managers. The results showed that the main supporting factors for service success include timely service delivery, direct supervision by the head of the community health center, capacity building training for health workers, and collaboration with the BPJS (Social Security Agency) and village government. Services at the community health center were considered quite effective in terms of rapid treatment, availability of personnel and medicines, and increased community participation. However, there were obstacles such as low community participation due to busy schedules, shortages of medicines at the hamlet level, and limited access in remote areas. Although the JKN program and remote villages have helped reach communities in difficult areas, improvements in resource management, communication, and facilities are still needed to increase community satisfaction and trust in services. The conclusion of this study confirms that the effectiveness of health services at the Tengngalembang Community Health Center has been running well, but requires continuous improvement to ensure services are more optimal, efficient, and able to meet the needs of the community as a whole. The results of this study are expected to form the basis for developing strategies to improve community-based health services.</em></p>Sarina yantiA. DjamaluddinMochamad Nurdin Idrus
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122223724610.59050/jian.v22i2.349Pelestarian Kawasan Mangrove: Dilema Antara Keberlangsungan Lingkungan Hidup Dan Kebutuhan Hidup
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/354
<p><em>Mangroves are a unique ecosystem that is crucial for the survival of communities, especially those living in coastal areas. However, their existence is increasingly threatened. To ensure the sustainability of the area, policies related to the protection and management of mangrove areas have been formulated throughout West Kalimantan Province, as a guideline. Therefore, this study aims to describe the implementation process of the West Kalimantan Provincial Regulation Number 8 of 2021 concerning the Protection and Management of Mangrove Areas. This study uses qualitative methods to describe the research results. Based on the results, it is known that the implementation of this policy is contrary to the local wisdom of the Batu Ampar District community, as the largest mangrove area in Kubu Raya Regency. The conclusion of this study shows that the policy implementation process is still hampered by social, economic, and political conditions. This is due to the economic processes that have been carried out for generations and also become a place of dependence for thousands of people living in the mangrove area.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Batu Ampar, Implementation,Mangrove, Social Society.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Abstrak.</strong>Mangrove merupakan satuan ekosistem yang unik yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat terutama yang tinggal di wilayah pesisir. Namun semakin hari kawasan mangrove semakin terancam keberadaanya. Untuk menejamin kelestarian kawasan maka dirumuskan kebijakan terkait perlindungan serta pengelolaan kawasan mangrove diseluruh Provinsi Kalimantan Barat, sebagai pedoman. Sehingga penelitian ini bertujuan mengambarkan proses implementasi kebijakan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 8 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Kawasan Mangrove. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang digunakan untuk mengambarkan/ mendeskripsikan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan kebijakan ini bertentangan dengan kearifan lokal masyarakat Kecamatan Batu Ampar, sebagai kawasan mangrove terluas di Kabupaten Kubu Raya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa proses implementasi kebijakan masih terhambat oleh kondisi sosial, ekonomi dan politik, hal ini dikarenakan adanya proses perekonomian yang telah dilakukan secara turun menurun dan juga menjadi tempat bergantung ribuan mayarakat yang tinggal di kawasan mangrove.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Batu Ampar, Implementasi, Mangrove, Sosial Masyarakat.</p>Nurul KhotimahAgisna Mar'atana
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122224725310.59050/jian.v22i2.354Analisis Inovasi Desa Mandiri Di Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/355
<p><strong><em>Abstract. </em></strong><em> This study aims to analyze independent village innovation in Tellu Limpoe District, Sinjai Regency, focusing on three villages, namely Sukamaju Village, Kalobba Village, and Pattongko Village. The analysis was conducted based on four main indicators of innovation diffusion theory: innovation, communication channels, timeframe, and social systems. This study uses qualitative research methods with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The data analysis techniques used by the author are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the three villages have different innovation characteristics in an effort to achieve village independence. In terms of innovation indicators, the three villages have succeeded in implementing innovative programs that have never existed before, especially in the fields of agriculture, fisheries, community empowerment, management of BUMDes, and information technology innovation implemented through digital administration systems and the application of Appropriate Technology. From the communication channel aspect, building an integrated communication system that combines modern technology and traditional techniques. In terms of timeframe, the analysis shows that planned and implemented village innovations can achieve the planned targets according to the specified timeline, both in the short, medium, and long term. From a social system perspective, the community structure in Tellu Limpoe District, which is still strongly imbued with the values of mutual cooperation, has a significant influence on the success of innovation implementation. The main supporting factors for innovation success are transformational leadership, community participation, and synergy with external parties. Meanwhile, limited human resources, infrastructure, lack of ongoing technical assistance, and resistance to change are the main inhibiting factors.</em></p>Muhlis MuhlisMochamat NurdinFitrawati AB
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122225426410.59050/jian.v22i2.355Efektivitas Penggunaan Education Management Information System (EMIS) 4.0 dalam Pengelolaan Data Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/352
<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kegunaan sistem aplikasi EMIS 4.0. Ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang komprehensif dan akurat tentang masalah seputar penggunaan EMIS 4.0 dalam mengelola data tentang tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Sinjai. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis berdasarkan indikator yang telah ditentukan yang diperoleh dari informan penelitian, yang meliputi operator distrik EMIS, operator madrasah EMIS, kepala madrasah, dan staf pengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan EMIS 4.0 efektif dalam mengelola data tentang tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Sinjai karena alasan-alasan berikut: 1) Sistem aplikasi EMIS ramah pengguna dan tidak memerlukan pelatihan yang ekstensif, didukung oleh sumber daya manusia yang memadai. 2) Akurasi data dalam sistem EMIS telah meningkat secara signifikan dengan kemajuan sistem EMIS 4.0 yang terintegrasi, yang sekarang terhubung dengan beberapa aplikasi lain, memastikan akuntabilitas data. 3) Sistem aplikasi EMIS di Kabupaten Sinjai sangat efektif dalam mendukung pengelolaan data di madrasah, terbukti dengan tersedianya fitur data yang lengkap dan sesuai dengan standar dan kebutuhan pengelolaan data tenaga pendidik dan kependidikan.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></em></p>Megawati MegawatiUmar Conggehermansyah
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122226527310.59050/jian.v22i2.352Efektivitas Pengelolaan Sentra Industri Hasil Peternakan Di Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/360
<p> <em>The purpose of this study is to determine the , Effectiveness of livestock industry Center management ini south sinjai district, sinjai regency and the dterminant factors for livestock industri center management in saouth sinjai district, sinjai regency, as well as to clarify the problem formulation taken by the author. This study uses a qualitative approach. The data obtained are analyzed based on indicators the have been determinad through obsevation. Interviews and documentation from research informants. Primary data were obtained from in depth interviews with the head of the UPTD livestock industry center, the head of the industry and IKM section.The results of the study on the Effectiveness of the Management of the Livestock Product Industry Center in South Sinjai District, Sinjai Regency, show that in the production aspect, the Livestock Product Industry Center is not yet effective because of the 20 IKM. that are members, only 3 IKM. carry out regular production so that the production house is often not utilized so that there is no production target. From the aspect of packing, the processed products made by IKM have quite good packing but are not yet effective because they use modern packaging and tools, but the packaging does not have BPOM and halal label. From the market aspect, the Livestock Product Industry Center is not yet effective because marketing only focuses on local sales. In terms of contribution, the Livestock Product Industry Center is effective because there are no levies charged to IKM. The supporting factors for the success of the Livestock Product Industry Center are market access and government support while the challenges faced are limited capital and for IKM and management of the UPTD Livestock Product Industry Center and IKM.This research was conducted at the UPTD Livestock Product Industry Center in South Sinjai District, Sinjai Regency and the Department of Trade, Industry, and Mineral Resources of Sinjai Regency.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Effectiveness, Management, Industrial Centers, IKM</em></p>IkbalHermansyahFitrawati AB
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122227128110.59050/jian.v22i2.360Efektivitas Dana KIP-K Dalam Mendukung Pengeluaran Mahasiswa Angkatan 2023 Di Kampus Negeri Palangka Raya
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/368
<p><strong><em>Abstract. </em></strong><em>This research aims to examine the influence of the Indonesia Smart College Card (KIP-K) fund effectiveness on student expenditures among the 2023 cohort at a State University in Palangka Raya. The study employs a quantitative method using simple linear regression analysis. The findings reveal that the effectiveness of the KIP-K fund has a positive and significant impact on student expenditures, as indicated by a significance value of < 0.001 (< 0.05) and a t-value of 5.927, which exceeds the t-table value of 1.989. The regression coefficient of 0.842 suggests that a 1% increase in the effectiveness of the KIP-K fund corresponds to a 0.842% rise in student expenditures. Furthermore, the R Square value of 0.366 implies that 36.6% of the variation in student expenditures is explained by the effectiveness of the KIP-K fund, while the remaining 63.4% is attributed to other factors, such as family support, part-time employment, and lifestyle.</em></p> <p><em>Despite its statistically significant impact, the implementation of the KIP-K program still encounters several obstacles, including delays in fund disbursement, insufficient financial support, and limited financial literacy among recipients. Hence, improvements in the punctuality of fund distribution, transparency in management, and financial guidance for students are essential to enhance the program’s overall effectiveness and sustainability.</em></p> <p><strong>Abstark. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh efektivitas penggunaan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) terhadap tingkat pengeluaran mahasiswa angkatan 2023 di Kampus Negeri Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa efektivitas dana KIP-K berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05) serta nilai t hitung 5,927 yang lebih besar dari t tabel 1,989. Koefisien regresi sebesar 0,842 menunjukkan bahwa setiap peningkatan efektivitas dana KIP-K sebesar 1% akan meningkatkan pengeluaran mahasiswa sebesar 0,842%. Nilai R Square sebesar 0,366 menandakan bahwa 36,6% variasi dalam pengeluaran mahasiswa dapat dijelaskan oleh efektivitas dana KIP-K, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti dukungan keluarga, pekerjaan sampingan, dan gaya hidup.</p> <p>Meskipun secara statistik menunjukkan hasil yang positif, pelaksanaan program KIP-K masih menemui sejumlah kendala, di antaranya keterlambatan pencairan dana, jumlah bantuan yang belum sepenuhnya mencukupi, serta rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan. Oleh sebab itu, dibutuhkan perbaikan dalam hal ketepatan waktu pencairan, transparansi penyaluran, serta pendampingan keuangan bagi penerima agar implementasi program KIP-K dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.</p>Marsa Adelia MarsaWirna LisaSeptia SeptiaBhayu RhamaSubhan Ilham Thareq
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122228229510.59050/jian.v22i2.368Strategi Penataan Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Keindahan dan Ketahanan Infrastruktur Kota di Kabupaten Sinjai
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/361
<p><em>The strategy for arranging Street Vendors (PKL) in North Sinjai District, Sinjai Regency, is one of the strategic efforts of the Sinjai Regency government in creating an orderly, safe, comfortable, clean, and aesthetic urban environment. This research aims to analyze the street vendor arrangement strategy implemented in the area and the resilience of city infrastructure in Sinjai Regency. A qualitative research method with a descriptive approach was used in this study. Data was collected through observation, in-depth interviews involving informants from various sources based on characteristics and existing answers, and observation at the research location. The strategy for arranging Street Vendors (PKL) in Sinjai Regency focuses on four main indicators, namely: (1) Orderliness: Through enforcement and regulation of trading locations, the government strives to create order and avoid disrupting community activities and traffic flow; (2) Safety and Comfort: The lack of adequate facilities to support safety and comfort for vendors and visitors, such as the provision of vendor relocation sites, the construction of representative kiosks/stalls, and adequate sanitation facilities, is a priority in this arrangement; (3) Cleanliness: The local government has not provided adequate waste disposal facilities and has not conducted routine monitoring to ensure the environment around the street vendors remains clean and free from waste; (4) City Aesthetics: The arrangement of street vendors is carried out by considering the aspect of city aesthetics, paying attention to attractive basic elements that do not damage the city view has not been running effectively, which can be seen from several city points that look unkempt and poorly maintained. The strategy for arranging Street Vendors in North Sinjai District, Sinjai Regency, was analyzed using Geoff Mulgan's theory. Therefore, the Sinjai Regency Government must formulate a policy regulating the Arrangement of Street Vendors in North Sinjai District, Sinjai Regency, so that the implemented strategy can run effectively.</em></p> <p><strong><em>Keywords: Arrangement of Street Vendors (PKL), City Beauty, City Infrastructure Resilience</em></strong></p>Melisa MelisaMochamat NurdinRajamemang
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122229630210.59050/jian.v22i2.361Analisis Kinerja Pegawai Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo Dalam Melayani Masyarakat: Studi Pada Front Office
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/372
<p>Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai <em>Front Office</em> Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi kepada pegawai <em>front office</em> serta masyarakat pengguna layanan. Analisis kinerja pegawai mengacu pada enam indikator kinerja menurut Bernardin dan Russell, yaitu kualitas <em>(quality)</em>, kuantitas <em>(quantity)</em>, ketepatan waktu <em>(timeliness)</em>, efektvitas biaya <em>(cost effectiveness)</em>, kebutuhan akan supervisi <em>(need for supervision)</em>, dan dampak interpersonal <em>(interpersonal impact)</em>. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pegawai <em>front office</em> telah berkerja dengan baik, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dari aspek kualitas, pelayanan dilakukan dengan sopan dan sesuai prosedur. Pada aspek kuantitas, terlihat dari kemampuan melayani banyak masyarakat secara tertib dan kondusif. Kemudian aspek ketepatan waktu dan efektivitas baiaya tercapai memlaui sistem antrean dan mesin ADM. Pegawai juga menunjukkan kemandirian kerja dan kemampuan komukasi yang baik. Secara keseluruhan, kinerja pegawai MPP Sidoarjo mencerminkan pelayanan publik yang efisien, ramah dan berkualitas.</p>Luthfiyah Shaharani AmeliaTukiman Tukiman
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122230431510.59050/jian.v22i2.372Analisis Kedisiplinan Jam Kerja Pegawai Dalam Meningkatkan Produktivitas Di Perpustakaan Daerah Kota Palangkaraya
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/374
<p><strong>Abstrak: </strong>Kedisiplinan jam kerja merupakan hasil penting dalam membentuk produktivitas pegawai, terutama di lembaga pelayanan publik seperti perpustakaan daerah yang memiliki peran strategis dalam menyediakan layanan informasi dan literasi bagi masyarakat. Fenomena keterlambatan, absensi tidak teratur, serta ketidakpatuhan terhadap aturan waktu seringkali berdampak pada efektivitas kerja dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana kedisiplinan kerja mempengaruhi produktivitas pegawai di perpustakaan daerah Kota Palangkaraya melalui kajian literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, yakni menelaah berbagai literatur berupa jurnal, buku, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan tema kedisiplinan kerja dan produktivitas. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, serta perhatikan kesimpulan untuk menemukan pola hubungan konseptual antara kedisipan dan jam kerja dan produktivitas.hasil kajian menunjukkan bahwa kedisiplinan jam kerja tidak hanya berhubungan dengan kepatuhan administratif, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab, profesionalisme, dan komitmen pegawai. Pegawai yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi cenderung menunjukkan produktivitas yang lebih baik, baik dalam ketepatan pelayanan maupun pencapaian target organisasi.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Kedisiplinan Jam Kerja, Produktivitas Pegawai, Perpustakaan Daerah</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><strong><em>Abstract:</em></strong> <em>Work discipline is an essential aspect in shaping employee productivity, particularly in public service institutions such as regional libraries, which play a strategic role in providing information and literacy services to the community. Issues such as tardiness, irregular attendance, and noncompliance with working hours often affect work effectiveness and service quality. This study aims to gain an in-depth understanding of how work discipline influences employee productivity at the Regional Library of Palangkaraya City through a literature-based analysis. The research employed a descriptive qualitative approach using library research techniques by reviewing various sources, including journals, books, research reports, and policy documents relevant to work discipline and productivity. Data were analyzed through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing to identify conceptual patterns linking work discipline and productivity. The findings indicate that work discipline is not only related to administrative compliance but also reflects responsibility, professionalism, and employee commitment. Employees with a high level of discipline tend to demonstrate better productivity, both in service accuracy and in achieving organizational targets.</em></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><strong>: </strong><em>Work Discipline, Employee Productivity, Regional Library </em></p>Della Anggraeni PuspitaRamda NiahFitriana Selvia
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122231632110.59050/jian.v22i2.374Tantangan Pemasaran UMKM Lokal di Kawasan Pariwisata: Penguatan Produk Lokal, Keterkaitan Pasar, dan Efisiensi Pemasaran
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/416
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tantangan pemasaran UMKM lokal di kawasan pariwisata Kabupaten Bima dengan menitikberatkan pada penguatan produk lokal, keterkaitan pasar, dan efisiensi pemasaran dalam kerangka rantai nilai pariwisata. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang tidak memandang ketiga aspek tersebut secara parsial, melainkan sebagai sistem relasional yang saling menentukan dalam membentuk daya saing UMKM berbasis destinasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan pelaku UMKM, industri pariwisata, pengelola destinasi, serta pemerintah daerah melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi produk lokal UMKM sebagai diferensiasi destinasi belum optimal akibat lemahnya konsistensi kualitas, inovasi, dan kemasan, yang diperparah oleh rendahnya keterkaitan pasar dengan jaringan pariwisata formal dan tingginya biaya pemasaran. Efisiensi pemasaran terbukti sangat dipengaruhi oleh absennya integrasi pasar dan dukungan kelembagaan berbasis ekosistem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemasaran UMKM di kawasan pariwisata mensyaratkan pendekatan rantai nilai yang terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan agar UMKM dapat berperan strategis dalam pembangunan ekonomi lokal.</p>Dwi Tesna AndiniOkky Afriwan
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122232232910.59050/jian.v22i2.416Kolaborasi Pemerintah Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Desa Parangina Kecamatan Sape
https://jurnal.universitasmbojobima.ac.id/index.php/jian/article/view/404
<p><em>The purpose of this study is to identify the forms of collaboration between village institutions and the village government in the implementation of development in Parangina Village, Sape Subdistrict, Bima Regency. This research employs a qualitative approach, with findings indicating that village development in Parangina Village is carried out collaboratively, involving various elements such as the Village Consultative Body (BPD), youth organizations (Karang Taruna), village youth, as well as religious and community leaders. All these parties hold important and strategic roles in supporting development, both at the national and regional levels, as village development is closely related to the equitable distribution of development outcomes that directly address the needs of rural communities and aim to improve their welfare. In the context of village development, the village government acts as a subsystem within the national governance system, with the authority, duties, and responsibilities to independently regulate and manage the interests of its community. The implementation of these authorities and duties, particularly in the area of village development, naturally requires the support of village revenue sources. One of the key roles of the Parangina Village Government in development is to serve as a distributor of funds, whether sourced from the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes), shared funding from the Regency Government, or social assistance programs such as PNPM. These funds are distributed to the community through a development implementation committee, following a mechanism that includes proposal submission, development planning meetings, and the collective determination of development priorities.</em></p>Muhammad IptidaiyahTaufik Irfadat
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Administrasi Negara
2025-12-312025-12-3122233033710.59050/jian.v22i2.404