Analisis Konflik Struktural pada Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.59050/jian.v23i1.542Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik struktural dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Kota Surabaya. Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan pendidikan terbaru menekankan fleksibilitas pembelajaran, penguatan karakter, dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Namun, dalam praktiknya, implementasi kurikulum ini masih menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi menimbulkan konflik struktural dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature study), yang bersumber dari artikel ilmiah. serta literatur relevan lainnya yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020-2025. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahap reduksi data, kategorisasi dan interpretasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik struktural disebabkan oleh ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan kondisi sekolah, yang ditandai oleh keterbatasan kompetensi guru, kesenjangan sarana prasarana, serta lemahnya koordinasi. Dampaknya terlihat pada belum optimalnya pembelajaran dan ketidakkonsistenan pengalaman belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas guru, penguatan pendampingan, pemerataan fasilitas, serta kebijakan yang lebih adaptif dan kontekstual.
References
Al Fachri, K. (2025). Analisis Tantangan Guru dalam Integrasi Pembelajaran Berbasis Proyek pada Kurikulum Merdeka. Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(2), 72–80.
Ani Marlia, Aulia Violeta Rieartika, Shevia Indriani, Leyin Iklimah, Tentri Wulandari, Tria Karunia, & Aisyah Sina Dewi. (2024). Menelaah Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar: Slr. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan Dan Agama, 2(3), 100–106. https://doi.org/10.59024/jipa.v2i3.744
Asep, Damanik, N. H. S., Mirsel, R., Camerling, L. Y., Wahjudin, L., Nur, A. M., Muhammad, G., Hayat, M., Suarjana, I. W., & Ledyawati, L. (2025). Konflik sosial dan resolusi konflik: Kajian sosiologi perspektif pendidikan, ekonomi, dan hukum. Star Digital Publishing.
Budi, I. B. K., Fauziah, D. N., Maftuh, B., & Somantri, M. (2025). Analisis Model PjBL Untuk Meningkatkan Pembelajaran Terdiferensiasi di Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(3), 240–250.
Curriculum, M. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pendidikan Indonesia : Kajian Literatur Implementation Of the Merdeka Curriculum in Indonesian
Education : A Literature. 1(2), 83–91. https://doi.org/10.70742/insight.v1i2.386
Handayani, B. D., & Sholikah, M. (2024). Peningkatan Kompetensi Guru melalui
Pendampingan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka. 5(2), 416–431.
Hidayat, H., Syafrina, M., Gusdi, W., Putra, F. R., Yetti, Y., Mandasari, P. Y., & Sufani, S. (2025). TRANSFORMASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN PENDIDIKAN DASAR, PERKEMBANGAN, HAMBATAN, DAN IMPLEMENTASI DI ERA
MODERN. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 112–123.
Impriasih, I. N. (2026). Kapasitas Guru dalam Implementasi Perubahan Kurikulum:Perspektif Manajemen Pendidikan di SMP Se-Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(01).
Iskandar, S., Rosmana, P. S., & Fatimah, A. Z. (2023). Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. 3, 1594–1602.














