ANALISIS KUALITAS JASA LAYANAN PUBLIK MELALUI PENDEKATAN MODEL GRONROOS’S PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BIMA
DOI:
https://doi.org/10.59050/jian.v19i1.128Keywords:
Kualitas jasa layanan pulikAbstract
Judul penelitian ini adalah : “Analisis Kualitas Jasa Layanan Publik Melalui
Pendekatan Model Gronroos’s Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima. Dengan tujuan untuk mengetahui analisis kualitas jasa layanan publik melalui pendekatan Model Gronroos’s Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh masyarakat Kabupaten Bima yang menggunakan layanan jasa administrasi kependudukan dan Aparatur Sipil Negara di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima. Jumlah indikator dalam penelitian ini 22 maka jumlah sampel yang diambil dalam penelitian adalah 22 x 5 = 110 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling untuk masyarakat Kabupaten Bima dan teknik sensus untuk Aparatur Sipil Negara di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini selain menggunakan kuesioner, Focus Group Discussion (FGD), Indept Interview dan Survey. (d) Tehnik analisis data menggunakan deskriptif kuantatif dengan didukung penyajian table frekuensi dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian bahwa : pertama; Tampilan fisik dan sarana dinas (tangible) sudah menunjukkan hasil yang baik
dengan nilai rata-rata 57,27% artinya Aparatur Sipil Negara Negara sudah memberikan penampilan yang bersih dan rapi, kedua; Sikap dan kemampuan
Aparatur Sipil Negara dalam menyakinkan masyarakat (responsiveness) sudah
menunjukkan sikap yang baik dan terbuka dengan nilai rata-rata 57,05% Ketiga; Kesediaan untuk memberikan layanan dengan baik (reliability), dengan nilai rata-rata
58,18% keempat; Kemampuan teknisi memenuhi layanan yang dijanjikan (assurance) dengan nilai rata-rata 57.73%. kelima; Perhatian pribadi dan ketulusan yang diberikan dalam melayani masyarakat (empathy) dengan nilai rata-rata 56,66%. keenam; Aparatur Sipil Negara memiliki pengetahuan tehadap jasa yang ditawarkan dan bisa
mengoperasikan mesin yang digunakan (technical quality), dengan nilai rata-rata
61,82%. Artinya tidak ada ganguan dalam proses pelayanan, dan Aparatur Sipil Negara bisa mengoperasikan peralatan yang digunakan dalam memperlancar pengurusan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
References
Arikunto, S. 2008. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta.
Gaspersz, Vincent, 2006; Total Quality
Management (TQM) Untuk Praktisi
Bisnis dan Industri, Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Gronroos Christian, 2004; Service Management and Marketing: A Moment of Truth (Singapore:
Maxwell Macmillan International, ), hal. 203
Keputusan Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara Nomor: Kep/25/M.Pan/2/2004 tentang
Pedoman Umum Penyusunan Indeks
Kepuasan Masyarakat unit pelayanan
Instansi Pemerintah
Lupiyoadi, Rambat, 2001. Manajemen Pemasaran Jasa: Teori dan Praktik, Edisi Pertama, Cetakan Pertama, Jakarta : Salemba Empat.
Marcel, Daniel, 2003; Metode Penelitian Sosial Ekonomi. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Nasution M.N., 2010; Manajemen Mutu
Terpadu, Jakarta: PT. Ghalia
Indonesia, hal.45
Parasuraman, A.,Valarie A. Zeithaml and Arvind Malhotra, 2005; “E-S- QUAL: A Multiple-Item Scale for
Assessing Electronic Service Quality,” Journal of Service Research, 7 (3 (February)), 213–3
Ratminto, Atik, 2005; Manajemen
Pelayanan, disertai dengan pengembangan model konseptual, penerapan citizen’s charter dan
standar pelayanan minimal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sinambela, Lijan Poltak, 2014; Reformasi
Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, Dan Implementasi, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.
Sugiyono, 2005, Metode Penelitian
Administrasi, Alfabeta, Bandung
Sulastiyono, Agus, 2006. Manajemen
Penyelenggaraan Hotel. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang RI No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
Undang-undang Republik Indonesia
Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS).
Yamit, Z. 2002. Manajemen Kualitas Produk dan Jasa. Edisi Pertama. Yogyakarta: Ekonisia Kampus Fakultas Ekonomi UII.














